Value Preposition Canvas

Published on 20-MAR-2020 by BOBY

Value Preposition Canvas adalah alat yang dapat membantu memastikan bahwa suatu produk atau layanan diposisikan sesuai dengan nilai dan kebutuhan pelanggan.

Value Preposition Canvas awalnya dikembangkan oleh Dr Alexander Osterwalder sebagai kerangka kerja untuk memastikan bahwa ada kesesuaian antara produk dan pasar. VPC membahas hubungan antara dua bagian dari Osterwalder’s broader Business Model Canvas yaitu segmen pelanggan dan proposisi nilai.

Value Preposition Canvas dapat digunakan ketika ada kebutuhan untuk memperbaiki produk atau penawaran layanan yang sudah ada atau di mana penawaran baru sedang dikembangkan dari awal.

Value Preposition Canvas dibentuk dari Customer Profile dan Value Map perusahaan.

Customer Profile

  • Gains - manfaat yang diharapkan dan dibutuhkan pelanggan, apa yang akan menyenangkan pelanggan dan hal-hal yang dapat meningkatkan kemungkinan mengadopsi proposisi nilai.
  • Pains - pengalaman negatif, emosi dan risiko yang dialami pelanggan dalam proses menyelesaikan pekerjaan.
  • Customer Jobs  - tugas fungsional, sosial dan emosional yang coba dilakukan oleh pelanggan, masalah yang mereka coba selesaikan dan kebutuhan yang ingin mereka penuhi.

Profil pelanggan harus dibuat untuk setiap segmen pelanggan, karena setiap segmen memiliki Gains, Pains, dan Customer Jobs yang berbeda.

Value Map

  • Gain Creators - bagaimana produk atau layanan menciptakan keuntungan pelanggan dan bagaimana hal itu menawarkan nilai tambah kepada pelanggan.
  • Pain Relievers - deskripsi persis bagaimana produk atau layanan mengurangi rasa sakit pelanggan.
  • Products and Services - produk dan layanan yang menciptakan keuntungan dan menghilangkan rasa sakit, dan yang mendukung penciptaan nilai bagi pelanggan.

sumber: https://www.b2binternational.com/research/methods/faq/what-is-the-value-proposition-canvas/

Comments

BOBY on 20-MAR-2020 @22:32

Value Preposition Canvas